Humidifier adalah alat yang melembapkan udara, bekerja dengan menyemprotkan uap air. Uap tersebut akan meningkatkan kelembapan, sehingga berada dalam kisaran yang ideal dan baik untuk kesehatan.

Humidifier sangat efektif untuk mengatasi kekeringan pada kulit, hidung, tenggorokan, dan bibir. Terapi humidifier dalam menambah kelembapan udara, mampu mencegah kekeringan yang menyebabkan iritasi di berbagai bagian tubuh.

Kendati demikian, penggunaan humidifier yang berlebihan, berpotensi memperburuk masalah pernapasan. Sehingga penting untuk mengetahui cara menggunakannya dengan benar.

Ada beberapa cara menggunakan humidifier di rumah atau kantor, tetapi ada juga beberapa risikonya. Patut untuk memahami lebih dalam perihal humidifier, sebelum membeli atau menyalakannya setiap hari.

Berikut humidifier adalah alat pelembap udara, kenali manfaat dan cara pakai yang tepat.

Humidifier Adalah
Humidifier adalah alat yang memudahkan manusia dalam menjaga kesehatan tubuh, dari luar dan dalam. Terlalu lama di ruang AC, tanpa disadari akan membuat kulit Anda menjadi kering. Akibat udara yang ikut mengering efek penggunaan AC jangka panjang.

Bila tak memiliki alat humidifier, bisa diakali dengan menuangkan air panas pada baskom. Uap air yang ditimbulkan memberi efek positif pada pernapasan dan udara di ruangan.

Dilansir dari Healthline, terapi humidifier akan menambah kelembapan udara untuk mencegah kekeringan yang menyebabkan iritasi. Penggunaan humidifier adalah efektif dalam mengatasi kulit, hidung, tenggorokan, dan bibir kering. Selain itu juga bisa meredakan beberapa gejala yang disebabkan oleh flu.

Jenis Humidifier Adalah
Terdapat beberapa jenis humidifier yang bisa Anda pilih bergantung pada preferensi, anggaran, dan ukuran ruangan yang ingin dilembapkan. Melansir dari Mayoclinic, berikut beberapa jenis humidifier adalah:

  1. Humidifier Sentral

Ini adalah jenis humidifier yang paling mahal, tetapi ini adalah pilihan terbaik jika Anda ingin menambah kelembapan di seluruh rumah. Jenis ini dibangun ke dalam sistem pemanas dan AC rumah.

  1. Evaporator

Evaporator menggunakan kipas untuk mengembuskan udara melalui sumbu, filter, atau sabuk basah. Jenis ini lebih terjangkau daripada humidifier sentral. Tetapi kekurangannya, hanya bekerja di satu ruangan dalam satu waktu.

Serta mengeluarkan terlalu banyak uap air ke udara. Jadi kurang baik untuk penderita asma dan meningkatkan kemungkinan pertumbuhan jamur.

  1. Humidifier Impeler

Pelembap impeller menghasilkan kabut dingin dengan piringan yang berputar. Bekerja dengan bantuan cakram berputar yang bekerja dengan kecepatan tinggi. Kelemahan jenis humidifier adalah menyebabkan kesulitan bernapas bagi penderita alergi dan asma jika berlebihan.

  1. Humidifier Ultrasonik
    Jenis humidifier ini menghasilkan kabut dingin dengan bantuan getaran ultrasonik. Tersedia versi kabut dingin dan hangat.
  2. Alat Penguap Uap

Jenis humidifier ini menggunakan listrik untuk menghasilkan uap yang mendingin sebelum meninggalkan mesin. Cara kerjanya dengan memanaskan air, lalu mendinginkannya, sebelum membuangnya ke udara.

Manfaat Humidifier Bagi Kesehatan
Tak dapat dipungkiri, udara yang lembap dan hangat menjadi idaman sebagian orang. Apalagi diketahui berbagai manfaatnya baik bagi kesehatan tubuh hingga kecantikan kulit. Berikut beberapa manfaat humidifier dikutip dari Medical News Today:

  1. Mencegah Influenza

Penelitian mencatat bahwa pelembap dapat mengurangi risiko terkena flu. Sebuah studi dirilis dalam jurnal online, menambahkan virus influenza ke udara dengan simulasi batuk. Para peneliti menemukan bahwa tingkat kelembapan di atas 40 persen dengan cepat menonaktifkan partikel virus.

Sehingga jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan influenza ke orang lain dalam satu ruangan.

  1. Mengurangi Dengkuran

Manfaat humidifier adalah mengurangi dengkuran karena kelembapan udara. Sebab jika udara kering, saluran udara seseorang cenderung tidak cukup terlumasi, akhirnya memperburuk dengkuran.

  1. Menjaga Kulit dan Rambut

Beberapa orang memperhatikan bahwa kulit, bibir, dan rambut mereka menjadi kering dan rapuh di musim dingin. Manfaat lain humidifier adalah menjaga kelembapan kulit dan rambut. Serta membantu mengurangi terjadinya kulit kering dan pecah-pecah.

  1. Mencegah Sakit Tenggorokan

Manfaat penggunaan humidifier berikutnya ialah mencegah sakit tenggorokan. Kondisi udara yang lembap akan mempercepat penyembuhan dan mencegah sakit tenggorokan terulang kembali.

  1. Mencegah Mimisan

Mimisan terkadang dipicu oleh masalah yang menyerang saluran napas bagian atas, termasuk hidung, seperti alergi dan pilek. Humidifier akan menjaga udara tetap lembap untuk mencegah penghuni rumah mengalami radang akibat infeksi virus dan bakteri.

  1. Melindungi Mata dari Iritasi

Manfaat humidifier bagi kesehatan selanjutnya baik untuk melindungi mata dari iritasi. Saat udara kering, debu dan partikel kecil rentan bertebaran sangat cepat. Sehingga mengakibatkan permukaan mata jadi iritasi. Menggunakan humidifier akan menghambat penyebaran partikel debu di udara.

Cara Menggunakan Humidifier yang Aman

Berbagai manfaat humidifier adalah baik bagi kesehatan. Sayangnya bila tak digunakan dengan tepat dan berlebihan, akan menjadi bumerang yang buruk bagi tubuh.

Guna menghindari gangguan kesehatan, ada beberapa cara menggunakan humidifier agar tetap aman.

  1. Gunakan Air Suling atau Air Mineral

Pastikan Anda tidak menggunakan air keran. Karena bisa memicu jamur lebih mudah berkembang biak. Air yang telah melalui proses penyaringan akan membantu memastikan kualitas kelembapan.

  1. Mengganti Air Setiap Hari

Selain menggunakan air yang berkualitas, sebaiknya rutin mengganti airnya supaya tetap higienis. Hal ini juga baik untuk mencegah pertumbuhan jamur.

  1. Membersihkan Setiap Minggu

Penting sekali untuk rajin membersihkan alat humidifier. Karena jamur dan bakteri sangat mudah tumbuh di alat pelembap udara.

  1. Ganti Filter Secara Teratur

Langkah aman selanjutnya ialah rutin mengganti filter dari alat pelembap udara secara berkala. Meski tidak semua humidifier memiliki filter.