Peradangan Sendi: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati

Peradangan sendi dapat menyebabkan sendi bengkak dan terasa sakit.

Seperti diketahui, peradangan adalah respons daya tahan tubuh saat menghadapi cedera, infeksi, atau iritasi.

Peradangan sendi bisa memengaruhi salah satu bagian sendi, atau menyerang beberapa sendi sekaligus.

Berikut penjelasan lebih lanjut terkait gejala, penyebab, sampai cara mengobati peradangan sendi.

Gejala peradangan sendi Melansir Medical News Today, saat sendi mengalami peradangan, pembuluh darah di sekitarnya membesar agar darah bisa mengalir ke sana.

Sementara itu, sel darah putih yang merupakan bagian dari sistem daya tahan tubuh juga bergegas meluncur ke lokasi peradangan.

Sel darah putih tersebut segera melawan infeksi atau penyebab iritasi. Sayangnya, respons pertahanan tubuh ini menyebabkan peradangan.

Gejala peradangan sendi, antara lain:
– Sendi yang meradang kaku atau susah digerakkan
– Area terdampak bengkak
– Nyeri di sekitar sendi yang sakit
– Bagian sekitar sendi yang meradang terlihat kemerahan atau terasa panas

Gejala peradangan sendi terkait cedera biasanya berlangsung sesaat. Sedangkan peradangan sendi yang disertai demam, biasanya terkait dengan infeksi dan pasien butuh perawatan medis segera.

Penyebab peradangan sendi Melansir NHS, terdapat beberapa penyebab peradangan sendi, antara lain:

  • Cedera sendi, misalkan karena tersandung, jatuh, dll
  • Penyakit autoimun sendi (arthritis) seperti lupus, rheumatoid arthritis, sklerosis sistemik
  • Infeksi yang menjalar sampai ke sendi
  • Asam urat

Sebagain besar peradangan sendi bersifat kronis, atau dimulai dari satu bagian sendi lalu menjalar ke sendi lainnya.

Sedangkan peradangan sendi yang tidak kronis misalkan karena cedera atau infeksi, biasanya bisa segera sembuh dengan pengobatan.

Namun, tanpa perawatan medis yang cepat dan tepat, peradangan sendi bisa menyebabkan kerusakan sendi dan tulang secara permanen.

Cara mengobati peradangan sendi

Terdapat beberapa cara mengobati peradangan sendi. Yakni dengan kombinasi terapi obat, istirahat, dan olahraga saat bagian tubuh sudah tidak sakit.

Selain itu, terkadang dokter juga menyarankan operasi untuk memperbaiki kerusakan sendi.

Perawatan untuk radang sendi disesuaikan dengan jenis penyakit, usia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, dan tingkat keparahan penyakit.

Umumnya pemberian obat peradangan sendi bertujuan untuk meredakan nyeri, mempertahankan gerakan sendi, dan menjaga kekuatan otot.

Dokter terkadang juga merekomendasikan alat seperti tongkat atau bidai untuk mengurangi tekanan dan nyeri sendi.