Sayuran hijau diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika disantap setiap hari tulang lebih sehat dan umur lebih panjang.
Asupan sayur sama pentingnya dengan protein dari daging dan serat dari buah. Jenis sayuran yang beragam terkadang membuat orang bingung untuk memilihnya.

Tapi lewat penelitian terbaru dari Australia’s Edith Cowan University (ECU), para peneliti menemukan pentingnya konsumsi sayuran hijau setiap hari. Meskipun porsinya tidak terlalu banyak.

Jenis sayuran hijau sendiri cukup banyak. Ada bayam, kale, selada, pakcoy, brokoli, sawi, kangkung, hingga asparagus.

Dilansir dari The Beet (30/03), berikut manfaat sehat dari rutin konsumsi sayuran hijau setiap hari.

  1. Studi Terbaru Sayuran Hijau

Menurut studi dari ECU yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition. Mereka menemukan bahwa orang-orang yang menyantap sayuran hijau satu cup sayuran hijau (100 gram) setiap harinya, memiliki fungsi otot yang lebih kuat.

Beberapa sayuran hijau yang baik dikonsumsi seperti bayam, kale, selada sampai bayam berkaitan dengan meningkatnya performa otot pada tubuh. Terutama jika dikonsumsi tiap hari.

“Orang-orang yang rajin makan sayuran hijau berjalan lebih cepat, dibandingkan mereka yang jarang makan sayuran hijau,” ungkap penelitian tersebut.

  1. Meningkatkan Fungsi Otot
    “Lewat studi ini, kami menemukan bahwa orang-orang yang memakan sayuran tinggi akan nitrat memiliki tingkat kekuatan otot yang optimal,” jelas Dokter Marc Sim, selaku ketua peneliti dari ECU.

Tentunya para peneliti menyarankan agar pola makan dengan sayuran hijau ini, diimbangi dengan gaya hidup sehat. Seperti rajin berolahraga, termasuk olahraga angkat beban bagi mereka yang ingin membentut otot.

Selain baik untuk kekuatan otot. Sayuran hijau juga bisa mencegah beberapa penyakit lainnya seperti diabetes hingga menjaga kesehatan tulang.

  1. Mencegah Diabetes
    Selama beberapa tahun terakhir, sayuran hijau menjadi topik penelitian yang menarik di dunia kesehatan. Pada tahun 2010 contohnya, salah satu studi menyebutkan bahwa sayuran hijau bisa membantu menurunkan risiko diabetes.

“Penelitian di tahun 2010 menyebutkan bahwa dengan memakan 1,5 cup (150 gram) sayuran hijau, bisa menurunkan risiko terserang diabetes tipe dua sebanyak 14%,” kutip The Beet.

Hal ini juga ditegaskan kembali pada studi terbaru. Peneliti dari ECU menemukan adanya kaitan manfaat antara sayuran dan pembuluh darah dalam penelitian ini.

  1. Panjang Umur
    Pada penelitian tahun 2017 yang diterbitkan di International Journal of Epidemiology. Peneliti menemukan adanya hubungan antara konsumsi sayuran hijau, dengan meningkatkan kesehatan.

Mereka menyimpulkan orang-orang yang rajin makan sayuran hijau, diimbangi dengan buah-buahan jauh lebih panjang umur dibandingkan mereka yang jarang makan sayur.

“Tidak hanya kita bisa hidup lebih lama. Tapi dengan rajin memakan sayuran membuat kualitas kehidupan kita meningkat juga,” jelas Ocean Robbins, selaku CEO dari Food Revolution Network.

  1. Tulang Lebih Sehat
    Dalam penelitian terbaru ini, Dokter Sim dan timnya juga meneliti tentang kekuatan otot dan tulang. Sayuran hijau dikenal mengandung kalsium yang tinggi, hal ini bisa membantu orang menderita penyakit tulang osteoporosis.

Selama ini susu selaku dijadikan sumber utama untuk menjaga kesehatan tulang. Tapi ternyata sayuran hijau tak kalah sehatnya untuk tulang. Dokter Sim sendiri merekomendasikan sayuran kale, yang mengandung kalsium sama seperti susu.

Ada sekitar 150 mg kalsium dalam 100 gram kale. Sementara hanya ada 129 mg kalsium dalam 100 ml susu.

“Penting bagi kita untuk mulai rajin mengonsumsi sayuran hijau untuk kesehatan. Hindari meminum suplemen kesehatan, dan lebih baik memakan sayuran hijau langsung. Karena kandungan vitamin dan mineralnya yang bagus untuk kesehatan,” pungkas Dokter Sim.